Tampilkan postingan dengan label RAMADHAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RAMADHAN. Tampilkan semua postingan

Cara Hadapi Stress Di Kantor Saat Puasa.

5/17/2018 03:36:00 PM
(Illustrasi : Stress)

Jakarta: Ramadan baru saja dimulai. Bagi sebagian orang salah satu cara menjaga tubuh agar tak lelah berlebihan saat puasa adalah mengurangi aktivitas. Namun ternyata itu salah.

Faktanya, stres justru lebih mudah menyerang saat berpuasa. Terlebih bagi para pekerja yang berpuasa namun dituntut untuk tetap produktif dalam bekerja.

Profesional Kesehatan dan Kebugaran Rob Donker seperti dilansir Khaleejtimes mengatakan duduk berjam-jam saat bekerja dalam keadaan berpuasa tak hanya membuat pikiran tertekan namun juga ikut berdampak pada tubuh.

Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi stres ternyata hanya dengan berjalan-jalan setiap 30 menit sekali. Selain memotivasi tubuh untuk bergerak, aktivitas kecil ini membantu tubuh untuk tetap fokus dan waspada.

"Ketika anda duduk, anda tidak dalam keadaan yang alami. Tubuh tidak dirancang untuk duduk dalam waktu yang lama karena di dalamnya terdapat lebih dari 600 otot dan lebih dari 300 sendi yang harus digerakkan," ujarnya, Kamis, 17 Mei 2018.

Donker juga mengungkap, duduk dalam waktu lama membuat sistem pencernaan menjadi pasif. Hal ini tentu akan memberikan kontribusi kurang baik apalagi jika menu sahur yang disantap tergolong 'berat'. 

Selain itu posisi duduk juga mmebuat tubuh tak maksimal mengembangkan paru-paru secara penuh, artinya anda mungkin akan kekurangan napas. 

"Tubuh mungkin hanya bernapas sekitar 60-70 persen dari kapasitas yang mampu diraih.  Ini akan berimbas pada suasana hati dan kewaspadaan sehingga peluang stres menjadi lebih besar," kata dia. 

Sementara itu Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Rumah Sakit Internasional Bareen, Dubai, Shaimaa Mashal mengatakan konsumsi makanan sehat dan bergizi saat berbuka dan sahur berdampak signifikan terhadap seberapa besar tekanan yang bisa dirasakan seseorang pada keesokan harinya.

"Menambah asupan air putih dari waktu berbuka ke sahur akan membantu menjaga suasana hati yang lebih baik di tempat bekerja. Jika Anda mengikuti diet sehat dan memperbanyak air minum, anda akan merasa lebih tenang di tempat kerja. Karena kadar hormon dalam tubuh akan tetap berada pada kisaran normal," jelas dia. (msn/msrv)

Ramadhan Tiba, punya Maag tapi ingin lancar berpuasa? ini tips nya.

5/17/2018 09:26:00 AM
(illustrasi)


Jakarta: Ibadah puasa pada bulan Ramadan merupakan kewajiban bagi umat Islam. Bagi Anda yang mengidap penyakit maag, jangan ragu untuk tetap berpuasa. Sebab, puasa justru membantu meredakan penyakit maag.

Perlu diketahui, maag terjadi akibat berkurangnya lapisan lendir di bagian atas perut. Karena lapisannya yang tipis, cairan pencernaan yang asam akan menggerogoti jaringan pelindung perut. 

Bagaimana jika pengidap maag berpuasa? Tubuh akan beradaptasi dengan kondisi baru setelah beberapa hari menjalani puasa, dan akan membuat lambung terasa lebih baik. Bahkan pasien gastritis fungsional dianjurkan berpuasa karena dapat memperbaiki gejala yang dialami. Namun, jika Anda terserang maag kronis, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum berpuasa. 

"Penderita penyakit maag boleh melakukan ibadah puasa. Khusus bagi penderita maag kronik, lebih baik berkonsultasi dahulu dengan dokter," kata Spesialis Penyakit Dalam dr Theo Audi Yanto.

Dia juga menyarankan agar tak melewatkan sahur, terutama beberapa saat menjelang imsak. Santap sahur penting untuk memberikan cadangan energi dan asupan nutrisi. Sahur juga akan membantu menjaga lambung agar tak kosong dalam waktu lama.

"Sebaiknya baik bangun lebih pagi, siapkan menu, dan jangan tidur lagi setelah sahur. Karena nanti (makanan) akan balik lagi ke kerongkongan. Daripada tidur, lebih baik stretching dan mengisi hari dengan aktivitas," ucap dr Theo.

Ada beberapa cara aman agar Anda tetap bisa berpuasa, meski menderita maag.

1. Makan karbohidrat

Dianjurkan untuk meningkatkan jumlah makanan yang mengandung karbohidrat. Ini penting untuk mencegah lapar saat siang karena asam lambung akan memuncak pada siang hari. Makanan sumber karbohidrat di antaranya kurma. Kurma juga mengandung serat, kalium, dan magnesium. Pisang dan almond juga pilihan terbaik karena kaya protein serta serat. 

2. Cukup minum air

Konsumsi minimal delapan gelas air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Anda juga boleh minum susu untuk mengurangi gejala maag dan jus buah yang tidak asam. 

3. Makanan yang Harus Dihindari

Sebisa mungkin hindari menyantap makanan yang meningkatkan asam lambung, yaitu cokelat, makanan berlemak, gorengan, dan buah yang mengandung asam. Jauhi pula makanan yang dapat merusak dinding lambung, seperti cuka, lada, makanan pedas, dan rempah-rempah. Minuman kopi dan teh yang terlalu pekat juga sebaiknya dihindari karena akan memicu maag.

4. Jangan stres

Anda perlu berdamai dengan stres. Sebab, stres dapat memicu munculnya maag. Ciptakan pikiran positif dan hati yang tenang. Lakukan kegiatan positif bersama teman dan keluarga.

5. Segerakan berbuka

Jika telah tiba waktu berbuka puasa, segerakan berbuka. Awali dengan minum air putih hangat, dilanjutkan makan buah, dan makan berat. 

(msn/msrv)
 
Copyright © Maxsum News. Designed by OddThemes & VineThemes