Tampilkan postingan dengan label GAYA HIDUP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GAYA HIDUP. Tampilkan semua postingan

WHO Akan Masukkan Jomblo Dalam Kategori Disabilitas

10/31/2016 05:30:00 PM

JAKARTA - World Health Organization (WHO) akan meningkatkan standar tentang disabilitas. Kini, standar tersebut tak hanya berlaku untuk pasangan yang tidak bisa memiliki anak setelah setahun lebih, tapi juga mereka yang tidak bisa menemukan pasangan seksual untuk memiliki anak.

Dilansir dari Express, perubahan ini bertujuan agar semua orang bisa bereproduksi, termasuk kelompok lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).  Perubahan standar ini akan dimasukkan dalam International Classification of Diseases (ICD) edisi ke-10 yang berisi klasifkasi berbagai penyakit.

Nantinya, peraturan baru ini akan memberikan keuntungan bagi mereka yang masih sendiri atau jomblo. Pasalnya, mereka memiliki kesempatan yang sama seperti pasangan dengan program terapi kehamilan berbantu atau bayi tabung. Kendati demikian, keputusan WHO ini memicu banyak kritik.

"Omong kosong tak masuk akal ini tidak hanya mendefinisikan ulang masalah infertilitas tapi juga benar-benar mengabaikan proses biologis serta signifikansi hubungan alami antara pria dan wanita," papar Josephine Quintavalle dari Comment on Reproductive Ethics.

Penyusun standar WHO, dr David Adamson menjelaskan, bahwa disabilitas yang dimaksud dalam standar ini merupakan hal yang positif. Dengan begitu semua orang akan memiliki keluarga.

"Standar secara fundamental mengubah siapa yang harus dimasukkan dalam kelompok (disabilitas) dan siapa yang seharusnya memiliki akses ke pelayanan kesehatan. Hal ini menetapkan standar internasional," jelas dr David.
(msn)

(Gambar illustrasi)

Sebanyak 1,5 miliar orang mendapat akses internet pada 2020 - MaxsumNews

10/27/2016 01:44:00 AM

"Tunis - Sedikitnya 1,5 miliar orang diperkirakan akan mendapatkan akses terhadap Internet pada 2020, kata Sekretaris Jenderal ITU (International Telecommunication Union) Zhao Houlin. Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Xinhua di Tunisia, Zhao mengatakan bahwa sebagai badan khusus PBB, tujuan ITU adalah untuk memastikan semua orang mendapat manfaat dari kemajuan teknologi internet. Menurut ITU, sekitar empat miliar orang di seluruh dunia masih belum terhubung ke Internet. "Dunia ini akan benar-benar berbeda jika mereka semua mendapatkan akses ke Internet," kata Zhao. Dia mencatat bahwa ITU mendorong negara-negara maju untuk mentransfer teknologi mereka ke dunia berkembang untuk kepentingan penduduk yang tinggal di daerah terpencil dan terbelakang. Zhao pagi ini memimpin upacara pembukaan Sidang Standardisasi Telekomunikasi Dunia. Pertemuan telah menarik lebih dari 1.000 peserta dari sekitar 100 negara tahun ini. Pada 2020, Zhao memperkirakan bahwa teknologi mobile 5G akan digunakan secara luas, sejalan dengan semakin populernya penggunaan beberapa perangkat yang dapat dipakai. ITU didirikan pada 1865, dan salah satu tujuannya untuk mendirikan sebuah standar universal bagi komunikasi global, kata Zhao, menambahkan bahwa standardisasi memainkan peran utama dalam perekonomian dan masyarakat pada umumnya. "Lebih dari 95 persen dari data pada Internet ditransfer berkat standar-standar yang ditetapkan oleh ITU, termasuk standar pengkodean video." Standardisasi industri telah didominasi oleh beberapa perusahaan-perusahaan besar dari negara-negara maju, sementara saat ini beberapa perusahaan dari negara-negara berkembang juga telah memasuki lapangan, kata Zhao, menambahkan bahwa beberapa perusahaan kecil dan menengah telah menyediakan solusi komunikasi yang dapat diterapkan di seluruh dunia. Ia mencontohkan beberapa perusahaan ICT muda dari Tiongkok, seperti Huawei dan ZTE yang telah menambah jangkauan mereka secara global, adalah contoh brilian untuk usaha kecil dan menengah di negara-negara berkembang. Zhao memuji Tiongkok karena pengabdiannya untuk inovasi dalam industri telekomunikasi, yang digambarkan oleh peningkatan jumlah hak paten yang terdaftar, demikian dilansir dari Xinhua. (A026)"

Raffi Ahmad bakal gugat cerai Nagita Slavina? - MaxsumNews

10/14/2016 12:54:00 AM

Kebencian haters terhadap Raffi Ahmad semakin menjadi-jadi. Pasalnya, suami Nagita Slavina itu dianggap tidak punya hati karena tidak pergi melayat ke Yogyakarta ketika nenek istrinya Oma Sofina meninggal belum lama ini. / Youtube

JAKARTA – Kebencian haters terhadap Raffi Ahmad semakin menjadi-jadi. Pasalnya, suami Nagita Slavina itu dianggap tidak punya hati karena tidak pergi melayat ke Yogyakarta ketika nenek istrinya itu meninggal belum lama ini.

Nagita dan keluarganya saat ini masih berada Yogyakarta tempat nenek Sofina dimakamkan. Ibu dari Rafathar itu masih kelihatan sedih, dan berangkat ke Kota Gudeg tanpa ditemani suaminya, Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad saat check-up di dokter. / Instagram
Bagi para haters, Raffi dianggap sudah tidak mempedulikan keluarga Nagita. Padahal, Nagita tengah berduka dan ia tetap di Jakarta dan sibuk dengan rutinitasnya.

Salah satunya adalah check-up kesehatan. Dalam sebuah foto yang diunggah akun “ayting_nyamblak_nyemplok”, Raffi tampak tengah melakukan pemeriksaan dokter di sebuah klinik. Kendati dianggap aktivitas yang wajar, tetapi yang membuat netizen “geram” lantaran pantulan wanita yang memotret Raffi sangat mirip Ayu Ting Ting.

Bukan itu, Ayu juga kedapatan menyukai foto Raffi tersebut. Hal ini semakin membuat netizen kesal kepada dua orang yang disebut tengah menjalin hubungan terlarang tersebut.

Salah satu akun netizen berkicau. “Sekilas di pantulan kaca itu Ayu Ting Ting. Pokoknya, dua orang (Ayu Ting Ting dan Raffi Ahmad) yang sering bersama itulah,” paparnya.

Selain itu, aku lain juga berkomentar sinis. “Orang dalam pantulan kaca yang ada blitz-nya, sepertinya Ayu. Ternyata, mereka berdua di sana,” tutur yanya.

Beberapa isu santer terdengar sejak kasus perselingkuhan dua artis papan atas itu mencuat. Namun, isu kali ini sangat mengejutkan karena Raffi bakal menggugat cerai Nagita. Disebutkan, Raffi siap gugat cerai Nagita Slavina dan akan meresmikan hubungannya dengan Ayu Ting Ting.

Menurut sumber yang juga berasal dari media sosial (medsos) tersebut, hal itu akan dilakukan Raffi saat kontrak dengan sebuah TV swasta selesai. Terkait kebenaran isu tersebut, memang masih simpang siur dan belum ada bukti otentik menyoal berita itu.

Apalagi, baik Raffi maupun Nagita belum pernah berkomentar terhadap isu yang berkembang liar di medsos. Keduanya terkesan bungkam, terutama pada media.

Ini Dia Kebiasaan Keuangan Jelek Orang Indonesia yang Perlu Dihilangkan

10/03/2016 04:06:00 PM

Okezone 3 Okt. 2016 05:57

(Foto: Okezone)

JAKARTA - Sebagai orang Indonesia asli kita memiliki budaya dan ciri khas yang pastinya tidak dimiliki bangsa lainnya. Dari dulu hingga sekarang kedua hal tersebut akan terus melekat dalam diri kita hingga menjadi kebiasaan. Sebuah kebiasaan tentunya cukup sulit dihilangkan dan memerlukan waktu untuk bisa merubah sebuah kebiasaan ini ke kebiasaan yang baru. Tidak masalah jika kebiasaan yang ada pada diri kita sebagai orang Indonesia adalah kebiasaan yang baik, namun sebaliknya kebiasaan yang kurang baik rasanya harus dikurangi.

Ada beberapa kebiasaan orang Indonesia yang dianggap kurang baik atau orang sering mengenalnya dengan kebiasaan jelek. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan kebiasaan ini, hanya saja dalam perspektif sebagian orang yang modern, ini dianggap kurang baik jika terlalu lama diterapkan oleh masyarakat kita. seiring berkembangnya zaman, seharusnya bangsa kita berubah ke arah positif yang akan mensukseskan kehidupannya, jangan terlalu mengikuti budaya yang malah bisa membuat kita terkesan manja dan kurang mandiri.

Ada empat kebiasaan-kebiasaan jelek orang Indonesia yang jika dibandingkan dengan kebiasaan orang di luar Indonesia, ini akan terkesan kurang baik:

1. Tradisi Traktiran

Istilah “traktiran” di Indonesia sudah tidak asing lagi. Istilah ini sering berkaitan dengan kabar bahagia, seperti baru saja mendapat gaji pertama, naik jabatan, pesta ulang tahun, dan lainnya. Dalam hal ini, traktir memang identik dengan pengeluaran yang boros. Orang yang mendapatkan kebahagiaan di sini,maka ia lah yang harus mentraktir teman-teman atau keluarganya.

Ternyata tradisi ini bisa menjadi kebiasaan yang kurang baik, karena mentraktir d isini adalah dengan suatu tujuan. Tujuannya adalah agar teman-teman atau keluarganya nanti akan melakukan hal yang sama di waktu mendatang. Lebih tepatnya agar kebaikan dibalas dengan kebaikan.

2. Selalu membawa Oleh-Oleh Saat Pulang Liburan

Saat orang Indonesia bepergian ke luar kota atau luar negeri dengan tujuan berlibur, akan ada kebiasaan yang kurang baik yang sudah menjadi hal biasa bagi kita, yaitu wajib membawa oleh-oleh sepulangnya dari berlibur. Walau mungkin membawa oleh-oleh sebenarnya bagus untuk mempererat silaturahmi. Tapi membeli oleh-oleh akan memberi kesulitan tersendiri jika keuangan Anda tidak cukup. Jadi, bijak-bijaklah sebelum membeli oleh-oleh, belilah sesuatu yang sesuai dengan budget.

3. Memanjakan Anak Hingga Mereka Menikah

Indonesia berada di kawasan benua Asia, rupanya bangsa Asia ini memiliki beberapa sifat yang sama antar bangsanya. Berbeda dengan bangsa di belahan benua lainya, yang cenderung demokratis. Selain itu, di Indonesia jika ada anak dewasa masih tinggal dengan keluarganya akan dianggap hal yang wajar. Walaupun dia sudah dewasa namun keuangannya masih ditanggung oelh keluarga, seperti makan, berlibur dan membeli pakaian. Hal tersebut akan terus dilakukan hingga akhirnya anak tersebut menikah dan memiliki keluarga sendiri.

Jika dibandingkan dengan di luar negeri, anak-anak muda yang sedang menjalani libur panjang setelah lulus SMA atau juga liburan semester, mereka akan ditawari pekerjaan sampingan semacam Summer Job yang akan membuat mereka mendapatkan pelatihan bekerja saat berlibur dan membiasakan diri untuk bersosialiasi dengan orang lain dan berlatih menghadapi tekanan dalam pekerjaannya.

Di Indonesia, bekerja sebagai bartender, pramusaji kafe atau bekerja di restoran fastfood terkadang malah dianggap sebagai pekerjaan yang hina. Sebaiknya ubah mindset tersebut. tidak ada pekerjaan yang hina selama pekerjaan itu halal dan tidak melanggar hukum.

4. Merasa Minder Saat Bekerja Dengan Orang Asing

Ini juga salah satu kebiasaan orang Indonesia yang kurang baik, yaitu selalu merasa underestimate terhadap diri sendiri bila berhadapan dengan orang asing. Apalagi jika hal ini terjadi di dunia pekerjaan, orang Indonesia cenderung merasa minder bila disatukan dalam satu area pekerjaan dengan orang asing. Hal ini berkaitan dengan pendapatan yang didapat, jika Anda merasa punya skill yang tidak kalah bahkan lebih baik dari orang asing tersebut, rasanya Anda berhak mendapat bayaran lebih dari bos Anda.

Mengubah Mindset Agar Hidup Lebih Berkembang

Pemikiran yang kurang baik seperti diatas, yang biasanya dilakukan sebagian besar orang Indonesia ini, sebaiknya dirubah. Semakin berkembangnya zaman, adanya percampuran budaya, bangsa pasti akan terjadi, sehingga kita harus mampu beradaptasi dengan baik. Mengambil nilai positif dari bangsa dan budaya lain, dan menjauhi nilai-nilai negatifnya. Dengan mengubah mindset kita ini, tidak menutup kemungkinan bahwa hidup akan lebih berkembang di masa depan nanti.

SUMBER
OKEZONE.COM

Cara Perbaiki Samsung Galaxy yang Overheat dan Boros Baterai

10/01/2016 10:07:00 PM

Okezone 1 Okt. 2016 15:01

Ilustrasi. (Foto: CNet)
JAKARTA – Jika Anda memiliki perangkat Samsung Galaxy yang overheat (panas berlebihan) dan boros baterai, khususnya pada kelas high-end, kemungkinan terdapat pengaturan yang bisa menyebabkan hal tersebut terjadi.

Pada perangkat high-end, seri Galaxy memiliki fitur yang dapat digunakan untuk tersambung dengan headset virtual reality (VR) yang disebut VR Service. Kemungkinan penyebab dari overheating dan boros baterai ialah berasal dari layanan tersebut.

Sebagaimana dimuat Phone Arena, Sabtu (1/10/2016), untuk terbebas dari masalah yang telah disebutkan, Anda bisa menonaktifkan ataupun menghapus Gear VR Service.

Cara untuk melakukannya ialah dengan memasuki menu pengaturan, aplikasi, dan manajer aplikasi. Di sana Anda akan menemukan Gear VR Service dan bisa menonaktifkan ataupun langsung mencopot pemasangan.

Sebelumnya terdapat beberapa keluhan dari pengguna Samsung Galaxy yang mengatakan bahwa baterai dan suhu ponsel yang memanas seperti terjadi pada akun Joefitzpatrick di situs Reddit.

"Ponsel saya memiliki tingkat kepanasan yang ekstrem. Saya periksa menggunakan CPU-Z kemudian tahu bahwa suhunya mencapai 95,1 derajat Celsius," tuturnya.

SUMBER:
OKEZONE.COM

 
Copyright © Maxsum News. Designed by OddThemes & VineThemes