Tampilkan postingan dengan label TRANSPORTASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TRANSPORTASI. Tampilkan semua postingan

TransJakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, Kereta Api at Jakarta Fair 2018

6/24/2018 04:44:00 PM
ANJUNGAN PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA

TRANSJAKARTA





MRT JAKARTA









LRT JAKARTA





KERETA API




Photo-photo diatas saya ambil langsung di TKP Sabtu malam kemarin, Saksikan juga kemeriahan Jakarta Fair di Video berikut ini.




Cara Isi ulang Kartu Multi Trip Kereta Commuter Indonesia

6/17/2018 02:20:00 AM

Berikut ini MaxsumNews sajikan Video cara untuk mengisi ulang Kartu Multi Trip (KMT) Kereta Commuter Indonesia (KCI) dengan menggunakan Vending Machine,
silahkan langsung saksikan video dibawah ini.


Tata Cara :

1. Masukkan/letakkan kartu KMT anda.
Mesin secara otomatis akan menampilkan sisa saldo KMT milik anda.

2.  Masukan Uang anda, pastikan rapih, tidak kusut apalagi terlipat sebelum memasukkan.

3. Mesin mendeteksi uang anda lalu silahkan tekan/pilih "lanjut".

4. Saldo anda telah bertambah lalu tekan/pilih "selesai".

5. Ambil kartu anda dan KMT siap untuk digunakan.

Bandara Kemayoran, dalam Sejarah hingga film kartun Tin-tin.

6/03/2018 07:41:00 PM

Bandara Kemayoran



Dikutip dari Kompas.com oleh MaxsumNews.
"Pada masanya, Bandar Udara Internasional Kemayoran, Jakarta Pusat, menjadi kebanggaan. Kini, tinggal kenangan.
Hari ini 34 tahun lalu, tepatnya 1 Juni 1984, Bandara Kemayoran resmi berhenti beroperasi.
Ada sejumlah alasan yang melatari penutupan bandara ini. 

Harian Kompas, 22 Desember 1977, menyebutkan, penutupan Bandar Udara Kemayoran karena lapangan terbang tersebut masuk daerah pendaratan lapangan terbang Cengkareng/Soekarno-Hatta.


 Masalah keselamatan penerbangan juga menjadi faktor lain penutupan Bandara Kemayoran.
Jarak landasan udara Bandara Kemayoran menyilang, juga berdekatan antara Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusumah.

Kisah Bandara Kemayoran

Bandara Kemayoran mulai dibangun pada era Hindia Belanda tahun 1934. Kemudian, bandara ini diresmikan pada 8 Juli 1940.

Pemberian nama "Kemayoran" berasal dari sebuah tanah yang dimiliki oleh Komandan VOC, Mayor isaac de I'ostal de Saint Martin, yang berlokasi di Kemayoran.
Nama wilayah ini pula yang diambil menjadi nama bandara. 

Versi lain menyebutkan, berdirinya bandara tersebut bersamaan dengan pembangunan tentara Belanda yang berpangkat mayor. 

Oleh karena itu, daerah itu bernama Kemayoran.
Pesawat yang pertama kali beroperasi adalah jenis DC-3 Dakota milik perusahaan Hindia Belanda.

Pesawat tersebut melakukan uji terbang perdana dari Cililitan pada 6 Juli 1940, sebelum Bandara Kemayoran diresmikan.

Awalnya, Bandara Kemayoran memiliki dua landasan pacu yang bersilangan, yaitu landasan pacu utara-selatan dan landasan pacu barat-timur.

Landasan pacu utara-selatan memiliki ukuran 2.475 x 45 meter, sedangkan landasan pacu barat-timur mempunyai ukuran 1.850 x 30 meter.

Untuk keperluan pertahanan keamanan
Pemerintah Belanda kala itu membangun Bandara Kemayoran untuk berbagai keperluan, terutama pertahanan keamanan dan dikuasai hingga 1942.

Penguasaan kemudian berpindah ke tangan Jepang sampai 1945. Ketika Jepang menyerah pada sekutu, Belanda kembali mengambil alih penguasaan bandara ini hingga 1949.

Sekitar tahun 1950, Direktorat Penerbangan Sipil milik Pemerintah RI mengambil alih penguasaan atas Bandara Kemayoran.

Pada 1964, penguasaan diberikan kepada Angkasa Pura Kemayoran yang kemudian berubah menjadi Perum Angkasa Pura.

Dari pesawat-pesawat sipil hingga pesawat militer mulai awal perkembangannya dengan bermesin piston, propeler hingga turbojet pernah mendarat di Bandara Kemayoran.

Tercatat, pesawat jenis Fokker dari mulai Fokker F-VIIb-3 dengan mesin torak, Fokker Friendship dengan mesin turbo hingga Fokker F-28 yang bermesin jet.

Selain itu, pesawat jenis DC-3 Dakota juga tercatat mendarat dan terbang dari sejak awal dan akhir beroperasinya Bandara Kemayoran.

Tercatat, pesawat jenis Fokker dari mulai Fokker F-VIIb-3 dengan mesin torak, Fokker Friendship dengan mesin turbo hingga Fokker F-28 yang bermesin jet.

Selain itu, pesawat jenis DC-3 Dakota juga tercatat mendarat dan terbang dari sejak awal dan akhir beroperasinya Bandara Kemayoran.


Bandara Kemayoran juga menjadi saksi sejarah hadirnya pesawat berbadan lebar generasi awal seperti Boeing 747 seri 200, DC-10 dan Airbus A-300 di Indonesia.


Pada 1970, Bandara Kemayoran semakin ramai. Penerbangan mencapai lebih dari 100 ribu pesawat setiap tahunnya.

Padatnya frekuensi penerbangan membuat pemerintah mempertimbangkan membangun bandara yang lebih memadai. 

Akhirnya, pemerintah membangun bandara di daerah Cengkareng. Bandara yang kini bernama Bandara Soekarno-Hatta itu diresmikan pada 31 Maret 1985. 

Setelah penutupan Bandara Kemayoran, kawasan tersebut berubah menjadi pusat bisnis dan permukiman.

Beberapa hotel berbintang, perkantoran, pusat niaga dan perbelanjaan internasional juga dibangun di kawasan itu" (link ke postingan asli/sumber)

Nah, sangat menarik bukan sejarah Bandara Kemayoran, berikut ini Maxsumnews juga ingin menambahkan Video dari serial Kartun Tin-Tin yang didalamnya terdapat Scene atau mengambil latar di Bandara Kemayoran, saat Tin-tin akan pergi ke Sidney, Australia, mereka transit ke Jakarta, lalu pesawat mereka dibajak ditengah petjalanan hingga terdampar disebuah pulau yang kemungkinan terletak di Makassar, mari kita saksikan sama-sama video berikut ini dari youtube.



Video Pulling Cable MRT Jakarta

5/23/2018 09:32:00 AM
PULLING CABLE MRT JAKARTA.



Ingin tahu bagaimana prosesi penarikan kabel (Pulling Cable) di Railway MRT Jakarta?
Mari simak video berikut ini:



Video Kemajuan Terkini MRT Jakarta setelah kedatangan rangkaian kereta.

5/11/2018 09:33:00 PM



Video Kemajuan MRT Jakarta


(Youtube Official MRT Jakarta)

SONY FELICA IC Card, teknologi terbaru untuk integrasi antarmoda di Tiket KMT Kereta Commuter Indonesia.

5/10/2018 02:46:00 PM

TIKET KMT KCI SONY FELICA



TENTANG SONY FELICA

Hari ini, ke mana pun Anda pergi, baik di stasiun kereta api atau di toserba, Anda melihat orang menikmati kemudahan melakukan pembayaran hanya dengan memegang kartu IC di atas pembaca / penulis. Kenyamanan "tanpa kontak" ini dimungkinkan oleh teknologi kartu IC contactless Sony FeliCa.
Menempatkan kartu di atas pembaca / penulis mengaktifkan transmisi data berkecepatan tinggi untuk menulis ulang data ke kartu.
Kartu ini cocok untuk volume transaksi tinggi, membuatnya ramah lingkungan.
Dengan sistem keamanannya yang tinggi, FeliCa digunakan dalam berbagai cara, seperti sistem tiket untuk angkutan umum, e-money, dan kunci pintu tempat tinggal.
Nama FeliCa berasal dari kata "felicity", yang menunjukkan bahwa teknologi ditakdirkan untuk membuat kehidupan sehari-hari kita lebih nyaman dan menyenangkan.

FITUR-FITUR SONY FELICA

Contactless transmisi data berkecepatan tinggi
Sebuah chip IC dan antena disematkan di setiap kartu FeliCa, memungkinkan setiap transaksi diselesaikan sekitar 0,1 detik, cukup dengan memegang kartu di atas pembaca / penulis yang kompatibel. Karena tidak ada kontak, pengguna dapat menikmati kemudahan menggunakan kartu tanpa harus mengeluarkannya dari dompet atau dompet.

Satu kartu untuk multi-penggunaan
Fungsi dalam kartu yang setara dengan file dan folder memungkinkan satu kartu untuk menawarkan beberapa layanan. Kartu ID karyawan juga dapat digunakan sebagai kartu akses untuk masuk kantor serta login PC. Bahkan dapat digunakan sebagai kartu e-money untuk pembayaran

Keamanan tinggi
Sistem FeliCa telah mencapai tingkat keamanan ISO / IEC 15408 EAL4 / EAL4 +, kriteria internasional untuk mengukur tingkat keamanan suatu sistem. Data penting seperti sisa saldo kartu, informasi untuk e-money atau otentikasi pribadi dilindungi dari serangan jahat.

Fleksibilitas dalam bentuk
Selain format kartu, teknologi FeliCa dapat digunakan dalam berbagai faktor bentuk, seperti token ponsel atau koin. FeliCa juga dapat dimasukkan ke jam tangan atau pemegang kunci.


Penggunaan Felica Sebagai tiket transit kartu IC

Fitur utama dari teknologi FeliCa membantu untuk memenuhi persyaratan yang menantang untuk tiket IC transit dalam transportasi umum, sehingga kartu FeliCa secara luas digunakan sebagai tiket transit untuk layanan kereta api dan bus di Jepang dan negara-negara lain di Asia.

Untuk mengetahui penggunaan Sony Felica Kartu Multi Trip (KMT) di Kereta Commuter Indonesia (KCI), silahkan baca di situs Official KCI berikut ini :

Dukung Integrasi Antarmoda, KCJ Ajak Pemilik Tiket KMT Tukar Kartu Dengan KMT Teknologi Terbaru Secara Gratis

(msn/msrv)

Cegah Tiket Palsu, KAI terapkan sistem "Check-in" untuk pengganti "Cetak Tiket Mandiri".

4/12/2017 06:05:00 PM



Jakarta - PT KAI telah memberlakukan aturan baru bagi penumpang. Penumpang yang mempunyai kode booking dapat melakukan proses check in di stasiun keberangkatan mulai 7 hari sebelum waktu keberangkatan kereta api.

"Hal ini dimaksudkan untuk menghindari antrian dan memberikan waktu yang cukup kepada calon penumpang untuk melakukan check in (proses pencetakan boarding pass)," terang Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Suprapto dalam keterangan tertulis, Senin (3/4/2017).

Suprapto mengatakan, check in dilakukan dengan cara mengetikkan kode booking atau melakukan scan barcode yang tercantum pada bukti transaksi pembelian tiket di check in counter.

Check in counter ini mengeluarkan boarding pass yang mencantumkan nama dan ID penumpang, kode booking, dan nama KA beserta tujuan dan jadwal keberangkatan.

Saat boarding pass, penumpang harus membawa identitas saat pemeriksaan di boarding gate stasiun. Setelah itu, petugas akan melakukan verifikasi boarding pass dengan perangkat scanner untuk kecocokan data dengan kartu identitas asli penumpang.

"Penumpang tetap wajib menunjukkan kartu identitas asli yang ada fotonya, jika data pada boarding pass dan identitas tidak sesuai tetap dilarang masuk dan dianggap hangus," ujar Suprapto.

Kendati begitu, dia berharap sistem check in dan boarding ini dapat menghilangkan peredaran tiket palsu. Saat boarding pass juga tidak akan ada penumpang tanpa ada kode booking transaksi pembelian tiket.

Dia juga berharap penerapan sistem check in di stasiun keberangkatan ini akan semakin meningkatkan ketertiban dan keamanan penumpang kereta api.

"Kami menghimbau kepada penumpang yang telah melakukan check in dan mencetak boarding pass supaya menjaga agar boarding pass yang telah dicetak tidak lusuh atau memudar tintanya. Kalau hal ini terjadi, penumpang bisa menghubungi petugas customer service di stasiun untuk dicetak ulang," tutup Suprapto.

 Berikut ini adalah cara cetak "Boarding Pass" dan "Check-in" di Stasiun Kereta Api:

1. Jika Anda telah membeli tiket kereta api, cari mesin check-in.
Check-in dilakukan dengan cara mengetikkan kode booking yang tercantum pada bukti transaksi pembelian tiket di mesin check-in mandiri. Mesin akan mengeluarkan boarding pass yang mencantumkan nama dan ID penumpang, kode booking, dan nama KA beserta tujuan dan jadwal keberangkatan.
2. Setelah boarding pass keluar, itulah tanda bukti tiket yang akan diperiksa oleh petugas stasiun.
Saat boarding jangan lupa membawa kartu identitas sesuai dengan yang tertera di boarding pass. Petugas akan melakukan verifikasi boarding pass dengan perangkat scanner serta memeriksa kecocokan data dengan kartu identitas asli penumpang.
3. Pasca-pemeriksaan boarding pass.
Anda bisa menunggu kedatangan dan waktu keberangkatan kereta api di ruang tunggu sampai pengumuman resmi dari pihak stasiun.
4. Saat berada di dalam kereta api.
Pastikan Anda duduk sesuai dengan nomor gerbong dan kursi yang tertera di boarding pass.
5. Tunjukkan boarding pass
Simpan boarding pass dan tunjukkan kepada petugas di dalam kereta saat pemeriksaan tiket kereta api.

Sebagai catatan, penumpang yang membeli tiket go show setelah mendapatkan tiket, penumpang tetap harus melakukan check-in pada mesin check in mandiri untuk mencetak boarding pass. Setelah berhasil mencetak boarding pass, maka penumpang dapat segera menuju boarding gate untuk pemeriksaan identitas.
Stasiun-stasiun yang telah menerapkan sistem check in, mesin cetak tiket mandiri sudah tak tersedia. Sementara, stasiun-stasiun yang belum menerapkan sistem check-in, sistem cetak tiket fisik (tiket biru) tetap dilakukan via mesin Cetak Tiket Mandiri. (MaxsumNews)

 
Copyright © Maxsum News. Designed by OddThemes & VineThemes